Masuk Angin? Apa sih Gejalanya?

Perlu Kamu Tau, Beginilah Gejala Masuk Angin, Vamilina.com– Masuk angin sering sekali dirasakan oleh orang pada umumnya.

Apa sih gejalanya? Dan bagaimana penanganan pertama saat masuk angina? Ini dia ulasannya.

Gejala Masuk Angin dan Pengobatanya

  • Tubuh Terasa Dingin

Gejala pertama yang dirasakan saat mengalami masuk angin adalah tubuh terasa dingin yang luar biasa.

Bahkan ketika suhu udara terasa sangat panas pun, jika badan terasa sangat dingin. Itulah gejala awal penderita masuk angin.

Hal ini terjadi karena pada saat masuk angina, peredaran darah mengalir tidak lancar.

Biasanya darah akan berkumpul di tempat-tempat tertentu dan menyebabkan otot terasa pegal kemudian badan akan demam dan hidung mampet.

  • Sakit Perut

Gejala kedua adalah sakit perut. Perut akan mulai terasa kembung.

Pada umumnya, jika dalam keadaan sehat, gas kotor yang ada dalam tubuh akan dikeluarkan melalui kentut atau sendawa.

Pada saat masuk angin, gas tersebut tidak bisa keluar secara lancar. Itu lah yang menyebabkan perut terasa seperti kembung dan penuh.

Perut kembung juga bisa dipicu karena stress atau telat sarapan pagi.

Lama-kelamaan perut akan terasa mual dan tidak nafsu makan. Penderita hanya akan merasakan rasa ingin muntah, tetapi tidak ada yang dikeluarkan karena tidak bernafsu makan.

Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan magh secara berkelanjutan atau bahkan diare.

  • Tubuh Lelah

Gejala masuk angin lainnya adalah tubuh terasa sangat lelah dan lemas. Badan terasa  tidak memiliki tenaga untuk melakukan kegiatan apapun.

Biasanya penderita masuk angin akan merasakan kantuk yang luar biasa. Hal ini dikarenakan okisgen yang masuk ke tubuh dan otak kurang atau tersumbat.

Masuk angin disebabkan karena tubuh kurang cairan atau air putih. Jadi tubuh akan terasa lemah karena kurang cairan.

  • Diare

Diare juga bisa menjadi salah satu gejala masuk angin, hal ini dikarenakan nafsu makan berkurang, asupan gizi yang masuk ke tubuh juga pasti berkurang.

Dengan begitu, pencernaan tidak bekerja dengan baik. Tidak ada racun dalam tubuh yang bisa dikeluarkan.

Tidak hanya nafsu makan berkurang, tetapi juga rasa ingin minum pun berkurang. Jadi, tubuh akan sangat kekurangan cairan.

  • Sakit Kepala

Gejala terakhir yang sering sekali dirasakan adalah sakit kepala. Masuk angina bisa juga disebabkan karena stress. Jika stress melanda, kepala akan terasa pusing.

Bahkan jika sudah mulai berkurang nafsu makan, kepala pun akan terasa sangat pusing.

Hal ini karena oksigen yang masuk ke otak juga terlalu sedikit. Karbohidrat yang masuk ketubuh sedikit sehingga menyebabkan sakit kepala.

Itu dia gejala-gejala yang sering dirasakan saat masuk angin. Lalu, bagaimana cara mengatasinya sebelum keadaan menjadi parah. Ini dia tipsnya.

  • Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang putih dan bawah merah sangat membantu mengurangi gejala masuk angin ini.

Jika terjadi pada anak-anak, bawang merah bisa dihaluskan kemudian dibalurkan atau dioleskan pada tubuh bagian perut hingga belakang penderita anak-anak.

Bawang merah berfungsi menghangatkan tubuh, dengan begitu angin berlebihan dalam tubuh bisa dikeluarkan melalui keringat. Bawang merah juga bagus untuk melancarkan peredaran darah.

Pada penderita dewasa, lebih disarankan untuk menggunakna bawah putih.

Penderita harus banyak mengkonsumsi bahwa putih, bisa saat makan, atau dimakan begitu saja.

Bawang putih membantu memperkuat system kekebalan tubuh penderita.

Sehingga masuk angin tidak semakin parah. Bawang putih mengandung senyawa yang berperan sebagian antibiotic dalam tubuh. Mencegah penyakit seperti masuk angina.

Baca juga: Obat dan Cara Mengatasi Gatal di Selangkangan

  • Jahe

Jahe salah satu bahan rempah tradisional yang sering sekali digunakan untuk menghangatkan tubuh. Jahe bisa membantu mengurangi demam atau dingin tubuh pada saat masuk angin.

Jahe juga bisa membantu mengurangi rasa perut kembung secara perlahan karena menghangatkan perut.

Mengkonsumsi jahe juga membantu melancarkan peredaran darah. Badan akan terasa lebih ringan dan tidak lemas.

Cara pengolahannya mudah. Penderita cukup menghaluskan atau menumbuk jahe. Kemudian merebusnya hingga matang dan berbau wangi. Saring airnya dan konsumsilah secara teratur pada saat masuk angin.

Jika penderita tidak menyukai rasa pedas pada jahe tersebut, bisa menambahkan perasan jeruk agar rasanya lebih segar.

  • Madu dan Lemon

Penderita pasti sudah tahu bahwa madu memiliki banyak kegunaan. Salah satunya adalah mengurangi masuk angin. Madu memiliki nutrisi yang bagus untuk meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh.

Jika mengkonsumsi madu dan lemon pada saat masuk angin, kekuatan tubuh akan kembali dengan cepat. Dengan begitu badan tidak akan lemas dan keringat dingin pun berkurang.

  • Istirahat Cukup

Jika sudah melakukan beberapa hal untuk mengurangi masuk angin, hal terpenting yang harus dilakukan adalah istirahat yang cukup.

Terkadang terlalu banyak aktivitas hingga lupa memperhatikan kesehatan. Tubuh juga membutuhkan istirahat dari padatnya rutinitas.

Jika tubuh anda sudah menandakan lelah, beristirahatlah. Lebih baik Mengobati gejala masuk angin, dari pada nantinya masuk angin semakin berat.

Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan kembali segar dan siap untuk beraktivitas kembali.

Kesimpulan

Itulah ulasan mengenai gejala dan obat masuk angin. Informasi diatas bisa digunakan untuk penanganan pertama ketika masuk angin melanda anak ataupun anggota keluarga lainnya.


Sumber: Sumber¹,Sumber²

Yuk, Bagikan kepada Orang Terdekatmu!
0Shares

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here